“Mayra!!” Panggil Keisha cepat. Ia tersentak, wajahnya memerah dan menjalar hingga ke lehernya. Ia bisa merasakan tatapan Daffa padanya dan ia tak berani menatap balik, jantungnya berdebar-debar, begitu gugup.“Putri Anda tidak salah, Bu. Foto Anda dan suami berciuman akan terlihat indah jika di pajang di rumah Anda,” Timpal fotografer itu.“Ya, ya! Daddy bisa memakaikan bingkai pada fotonya dan menggantungnya di dinding! Aku sudah melihat banyak keluarga melakukan itu,” Tambah Mayra, “Daddy tunggu apa lagi? Cium Mommy dan ambil fotonya!!”Keisha hendak membantah, namun Daffa semakin mempererat pelukannya di pinggangnya.“Oke, Daddy akan mencium Mommy.”“TIDAKK!!” bentak Keisha, menatap tajam pada Daffa.“Itu hanya ciuman biasa ... Mayra sangat mengharapkannya,” Daffa menjelaskan dengan suara rendah yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua.Keisha melirik Mayra dan melihat bagaimana mata besar putrinya berbinar penuh antusias. Ia akhirnya menahan penolakan yang hampir keluar dari m
Last Updated : 2025-12-18 Read more