"Laura!""Jangan!"Andra dan Ervina hampir kehilangan akal karena ketakutan. Mereka berteriak sambil berlari turun dari mobil.Mobil Zisel dan yang lain juga berada tepat di belakang. Melihat tindakan Laura, mereka segera menghentikan mobil dan ikut berlari turun.Melihat semua orang berlari ke arahnya, Laura segera memanjat pembatas jembatan, lalu berteriak dengan suara tercekat, "Jangan ada yang mendekat!""Baik, baik! Kami nggak mendekat!" Andra takut memancing emosi putrinya, segera menghentikan semua orang. Dengan wajah panik, dia membujuk, "Cuma 600 miliar, 'kan? Kalau setahun nggak cukup, kita bayar sepuluh tahun! Kalau kita hidup hemat, pasti bisa lunas ....""Nggak akan lunas ...." Laura menggeleng sambil menangis tersedu-sedu. "Bank sudah telepon, mereka memberi batas tiga hari untuk melunasi 600 miliar. Kalau nggak, mereka akan menempuh jalur hukum.""Aku sudah menghancurkan Keluarga Sucipto .... Aku minta maaf pada kalian, minta maaf pada Kakek .... Aku nggak punya muka lag
Baca selengkapnya