Menghadapi ancaman Jimmy, raut wajah Rasya langsung berubah sangat buruk. Selama ini selalu dia yang mengancam orang lain. Sejak kapan giliran orang lain mengancam dirinya?"Mau uang, ya?" Rasya menatap Jimmy dengan bengis. "Aku nggak punya uang. Kalau mau uang, aku panggil ayahku ke sini. Kalau kamu berani, minta langsung ke dia!""Kamu mau ngancam aku pakai ayahmu?" Wajah Jimmy semakin muram. "Mau raja langit yang datang sekalipun, kamu tetap harus bayar!""Bagus, berani sekali kamu!" Rasya menggeram dengan gigi terkatup rapat, lalu langsung mengeluarkan ponselnya."Mau panggil orang, ya?" Felix ikut mengeluarkan ponselnya. "Kamu kira aku nggak bisa panggil orang?"Sambil berbicara, mereka berdua langsung menelepon orang masing-masing. Jimmy sendiri sama sekali tidak peduli. Mau panggil siapa pun juga, baginya yang penting hanya uang.Enam puluh miliar, satu sen pun tidak boleh kurang.Setelah Felix selesai menelepon, Jimmy tidak bisa menahan diri untuk berkomentar, "Aku kira, uang p
Read more