Pintu berderit terbuka dan Dokter Matt masuk dengan seorang perawat di belakangnya, sebuah papan catatan di tangannya, dan ekspresi khawatir yang terlihat jelas. Dia melirik ke sekeliling ruangan, matanya yang tajam berpindah dari satu wajah tegang ke wajah lainnya. Udara terasa berat dan menunjukkan kesedihan serta kemarahan."Aku ingin semua orang menunggu di ruang tunggu. Aku harus melakukan pemeriksaan terakhir sebelum pasienku dipulangkan," kata Dokter Matt dengan tegas, tetapi nadanya tetap sopan.John segera menganggukkan kepala. Dia menatap ke arah Gabriel, Charles, dan Diana sebagai isyarat tanpa kata agar mereka mengikutinya, lalu berkata, "Baiklah, Dokter Matt."Tidak ada yang membantah. Suasana tegang di ruangan itu memang masih terasa kental, tetapi semua itu perlahan-lahan mulai mereda saat mereka semua keluar dan meninggalkan Isla sendirian bersama dokter dan perawat.Begitu pintu tertutup, keheningan kembali memenuhi ruangan itu.Dokter Matt mendekati sisi tempat tidur
Read more