LOGINKetika berita tentang Isla Anggara yang terlibat dalam skandal satu malam dengan triliuner tampan bernama Gabriel Wijaya tersebar luas, kabar itu langsung menjadi sorotan utama media. Untuk melindungi reputasi Isla sekaligus menjaga nama baik Keluarga Wijaya, kakek Gabriel yang berpengaruh memaksa keduanya menikah secara tiba-tiba. Namun, ada satu masalah. Gabriel mencintai wanita lain, Delphine Windaya, kekasih masa kecilnya. Dia setuju menikahi Isla hanya demi meredam skandal dan memulihkan citra publiknya. Hubungannya dengan Delphine pun tetap berlanjut. Kini, terperangkap dalam pernikahan tanpa cinta dan dihakimi oleh keluarga yang menganggapnya tak lebih dari noda dalam garis keturunan mereka, Isla berjuang untuk bertahan. Dia berusaha membuat pernikahannya berjalan baik. Namun perlahan, dia mulai menyesuaikan diri, memilih untuk fokus pada kariernya daripada pada cinta yang dia yakini tak akan pernah menjadi miliknya. Isla mencintai Gabriel sepenuh hati, tetapi cintanya tidak pernah terbalas. Gabriel memberinya segalanya. Nama, kekayaan, dan perlindungan, tetapi tidak hatinya. Bagi Gabriel, Isla hanyalah seorang teman. Sampai akhirnya Isla memutuskan untuk menceraikannya. Namun, Gabriel menolak. Dia tidak akan pernah melepaskannya. Ketika rahasia-rahasia tersembunyi mulai terungkap, pandangan Gabriel terhadap Isla perlahan berubah. Untuk pertama kalinya, dia mulai merasakan perasaan yang tulus kepada istrinya dan mengakhiri hubungan panjangnya dengan Delphine, wanita yang selama ini semua orang kira akan dia nikahi. Namun saat benih cinta mulai tumbuh di antara Isla dan Gabriel, musuh pun bermunculan, dan bahaya mulai mengepung mereka dari segala arah .... Dalam jalinan rumit antara dendam keluarga, pengkhianatan, dan kebenaran yang terkubur, mungkin hanya Isla yang bisa menjadi kunci untuk memperbaiki segalanya atau justru menghancurkan mereka selamanya. Sebuah kisah penuh cinta, gairah, rahasia, dan penebusan yang menggugah hati.
View MorePintu kembar yang berat itu terbuka perlahan, dan tiga pria berjas gelap masuk ke ruang tamu.Dua pelayan bergegas masuk di belakang mereka, membawa tiga kursi tambahan. Mereka menatanya dengan rapi di depan keluarga itu, menyiapkan meja kecil, lalu membungkuk dalam-dalam sebelum pergi. Ketika pintu tertutup kembali, keheningan memenuhi ruangan."Silakan duduk, Bapak-Bapak," kata John tegas sambil menunjuk kursi-kursi.Semua orang di ruangan itu mengenali mereka. Mereka dari departemen legal Perusahaan Wijaya. Kehadiran penasihat hukum itu saja sudah cukup untuk memperjelas bahwa ini bukan pertemuan biasa. Apa pun yang akan diumumkan, pasti ini masalah serius.Wyatt yang sedari tadi gelisah di kursinya setelah melihat mereka masuk, akhirnya berdiri, tak mampu menahan perasaan gugupnya. "Kakek, apa yang terjadi? Kenapa mereka ada di sini?"Alfred bahkan tidak menoleh. Dia hanya duduk anggun seperti raja di singgasananya, ekspresinya tetap sulit dibaca. "Duduklah, Wyatt. Kamu bakal seger
Alfred menjaga agar ekspresinya tetap sulit dibaca. Sambil duduk anggun di singgasananya, dia tidak menunjukkan ke mana pikirannya mengarah. Namun jauh di dalam dirinya, dia diam-diam terkesan. Cara Gabriel menangani masalah ini, berdiri teguh tanpa terpengaruh ibunya atau Delphine, telah membuktikan sesuatu yang sudah lama diduga oleh Alfred, bahwa Gabriel tidak akan pernah tunduk pada rencana Anna.Dia sangat memahami permainan Anna. Anna dan Rebecca sudah bersahabat selama puluhan tahun, dan kedua perempuan itu selalu bercita-cita ingin menyatukan keluarga mereka melalui pernikahan. Itu taktik lama, menjalin persahabatan dengan mengikat darah. Namun, Alfred tidak pernah tergerak oleh politik dangkal seperti itu. Dia punya visi yang lebih besar untuk Gabriel.Alfred memilih Isla karena alasan yang jelas. Bukan hanya karena kecantikannya, meskipun Isla memang memilikinya, melainkan karena kekuatan dan potensi tersembunyi yang Alfred lihat dalam dirinya. Dan dia berharap, seiring waktu
Sementara yang lain sibuk memberi selamat kepada Delphine sehingga suasana perayaan memenuhi ruangan itu, John diam-diam meraih tangan Isla. John menggenggam tangannya erat, memberikan kenyamanan dalam diam. Matanya bertemu dengan mata Isla. Dalam tatapan singkat itu, Isla menangkap pesan yang dia sampaikan, 'Kuatkan dirimu. Jangan menyerah di sini.' Isla mengangguk pelan sebelum mengalihkan pandangan, menelan badai dalam dirinya.Tatapan matanya berpindah, nyaris di luar kendali, ke arah Gabriel. Wajah Gabriel tidak terbaca. Dia mempertahankan tatapan yang tenang dan dingin. Tidak ada rasa bersalah, tidak ada kegembiraan, bahkan kejengkelan pun tidak tampak dari raut wajahnya. Tidak ada seorang pun yang bisa menebak apa yang sedang dia pikirkan.Begitu pula dengan Alfred. Sikapnya tenang, diam, dan tidak membocorkan apa pun. Isla menyadari kalau dia harus melakukan hal yang sama. Demi harga diri dan keselamatannya, dia harus tetap tenang."Setelah perceraian mereka selesai," lanjut An
"Terima kasih, Stephen. Aku benar-benar menghargai perhatianmu," kata Isla pelan. Namun, hatinya dipenuhi rasa gelisah."Sama-sama, Nyonya, ini sungguh bukan apa-apa," jawab pria itu dengan senyum sopannya. Isla mengangguk pelan, berterima kasih atas sikapnya yang bersahabat."Silakan, mari kita lanjutkan, Nyonya," lanjutnya sambil perlahan mengantar Isla menuju ruang tamu keluarga yang besar. Dia berjalan perlahan seolah-olah telah memahami ketegangan yang menyelimuti ruangan tertutup itu.Saat mereka tiba di depan pintu ganda ruang tamu keluarga yang tinggi, tangannya menyentuh kenop pintu dan berhenti sejenak sebelum membuka. Suara Stephen terdengar resmi saat mengumumkan kedatangannya."Nyonya Isla sudah datang."Isla melangkah masuk, tumit sepatunya berdetak di lantai marmer. Yang membuatnya terkejut, seluruh anggota keluarga sudah duduk rapi dengan wajah cerah dan senyum hangat, seakan memang menunggu kehadirannya.Isla merasa tidak nyaman. Rasa dingin merambat naik di tubuhnya.












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.