Gabriel tidak bisa memberikan hatinya pada Isla. Dia dan Isla tahu itu. Namun, Gabriel juga tidak bisa melepaskannya.Yang mengikat Gabriel padanya bukanlah cinta, melainkan ketakutan. Ketakutan terhadap satu orang yang ditakuti semua anggota Keluarga Wijaya, kakeknya, Alfred.Alfred mungkin sudah tua, tetapi usia tidak membuatnya melunak. Dia tetap berkuasa dan menakutkan. Bahkan ayah Gabriel, John, tunduk padanya. Sama seperti terhadap cucunya, Alfred juga sangat menyayangi Isla. Baginya, Isla adalah istri yang sempurna untuk Gabriel, satu-satunya perempuan yang berhasil memenangkan hatinya.Jika Alfred sampai tahu bahwa Isla telah mengajukan gugatan cerai, Gabriel bahkan tidak berani membayangkan apa yang akan dilakukan pria tua itu.Malam itu, sepulang kerja, Gabriel bergegas pulang dan langsung menuju kamar Isla. Namun, kamar itu kosong. Koper Isla sudah tidak ada.Dada Gabriel terasa sesak. Dia mengeluarkan ponselnya dan menekan nomor Isla."Nomor yang Anda tuju sedang tidak akti
Magbasa pa