Pesawat jet itu terus melaju dan membelah langit fajar yang mulai menyemburat warna jingga keemasan. Di dalam kabin yang sunyi, kelegaan yang luar biasa terasa begitu nyata, namun sekaligus asing. Selama bertahun-tahun, Alexander, Elena, dan Aurora hidup dalam ketegangan yang konstan, waspada terhadap setiap bayangan dan suara. Sekarang ntuk pertama kalinya, kesunyian bukan lagi pertanda bahaya.Alexander melirik ke arah lengannya yang berbalut perban darurat. Rasa perihnya masih berdenyut, sebuah sensasi yang selama ini hampir tidak pernah ia rasakan karena regenerasi seluler Vireon. Namun, alih-alih merasa terganggu, ia justru tersenyum tipis. Rasa sakit itu adalah bukti kemanusiaannya yang telah kembali. Ia menoleh ke arah Elena yang duduk di sampingnya yang sedang menatap ke luar jendela dengan mata yang sembap namun bercahaya penuh kedamaian."Kita benar-benar melakukannya," bisik Alexander parau.Elena memutar kepalanya dan meraih tangan Alexander dan menggenggamnya erat.
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-09 อ่านเพิ่มเติม