Sudut Pandang Trinity:Saat kami hampir sampai di mobil Dante, anak buahnya menoleh ke arah kami. Mereka masing-masing buru-buru menyembunyikan ponsel seolah tidak terjadi apa-apa, lalu menghampiri kami."Bos, apa yang terjadi? Apa Anda terluka?" tanya salah seorang dari mereka.Kalau aku tidak salah ingat, dia adalah tangan kanan Dante. Rasanya aku ingin menoyornya. Sudah jelas Dante terluka, tetapi dia masih saja bertanya."Sedikit. Buka pintu mobil!" jawab Dante sambil merangkul bahuku.Aku sudah tidak merasakan beban tubuhnya lagi, jadi aku berusaha menjauh. Namun, tiba-tiba dia mengangkat tubuhku dan memaksaku masuk ke mobil."Apa yang kamu lakukan? Dante, aku nggak mau ikut denganmu! Lepaskan aku!" bentakku sambil meronta, berusaha melepaskan diri dari cengkeramannya.Tanpa kesulitan sedikit pun, dia berhasil memasukkanku ke dalam mobil.Aku mulai merasa curiga.Bukankah tadi Dante terkena pukulan Carlos? Bagaimana mungkin dia bisa memaksaku masuk ke mobil dengan semudah itu? Apa
Baca selengkapnya