"Juli, apa Dante sudah pergi?" tanyaku saat turun ke lantai bawah.Sudah tepat satu jam sejak pertengkaranku dengan Dante di kamar. Aku perlu makan sesuatu, jadi aku menuju dapur."Dia sudah pergi dari tadi, Nyonya. Dia bahkan nggak makan siang. Sepertinya dia memang membawa makanan itu hanya untuk Nyonya," katanya.Aku mengangguk lalu berjalan menuju ruang makan untuk melihat apa yang dibawa Dante. Meja makan dipenuhi semua makanan kesukaanku.Namun, aku sama sekali tidak berniat memakannya. Kalau mau, aku bisa keluar dan memesan makanan yang sama sendiri."Juli, apa ada makanan siap santap di kulkas?" tanyaku sambil memaksakan senyum.Dia melirik makanan di atas meja yang sama sekali belum tersentuh, tampak jelas kebingungan."Nyonya nggak suka makanan yang dibawa Tuan, Nyonya? Dia bilang semua ini makanan kesukaan Nyonya," katanya.Aku kembali melihat hidangan di atas meja lalu menggelengkan kepala."Nggak. Aku lebih suka makan yang lain. Mi instan juga nggak masalah. Pokoknya janga
Read more