Sudut Pandang Trinity:"Hm? Kenapa harus sejauh itu, Sayang?" Mama langsung bertanya ketika aku menceritakan rencanaku.Aku menunduk dengan gelisah."Mama, tolong setujui permintaanku. Sebelum menikah dengan Dante, ini juga salah satu impianku," jelasku.Mama menatapku sebelum akhirnya mengangguk perlahan. "Katakan yang sebenarnya, Trinity. Apa terjadi sesuatu antara kamu dan Dante? Itu sebabnya kamu harus pergi?" tanyanya.Aku langsung menggeleng. Mama kembali membahas soal Dante. Yang kuinginkan sekarang hanyalah pergi agar aku bisa melupakannya."Cuma setahun, Ma. Aku juga melakukan ini demi perusahaan," ucapku.Mama menghela napas. "Mama tahu kamu juga melakukan ini demi perusahaan, tapi kamu bisa melanjutkan kuliah di Philvania. Kamu nggak ingin tinggal bersama kami lagi? Kenapa harus kuliah ke luar negeri?" tanya Mama dengan nada terluka.Rasa bersalah menyelimutiku. Aku juga ingin bersama mereka, tetapi aku harus meninggalkan negara ini untuk melupakan semuanya.Jika tetap tingg
อ่านเพิ่มเติม