“Nadya, cepat berikan kunci apartemenmu pada Kak Freddy! Mulai sekarang, kamu harus selalu siap melayani Kak Freddy di rumah kapan pun, paham?!”“Iya, aku paham.”Nadya yang bertubuh tinggi itu melangkah mendekati Freddy. Matanya agak berkaca-kaca saat membungkukkan tubuhnya, menyodorkan kunci apartemen dengan kedua tangan, “Kak Freddy, hanya dengan satu kata darimu, aku akan selalu menunggumu di rumah. Apapun yang kamu inginkan, akan kulakukan. Aku pasti akan mematuhi semua perintahmu!”Jantung Nadya berdegup kencang!Dia tahu ini adalah momen yang menentukan nasibnya.Freddy mengulurkan tangan, mengangkat dagu Nadya untuk memperhatikan wajahnya yang cantik itu sejenak, lalu menerima kuncinya.Memiliki seorang pelayan yang melayani dengan sepenuh hati bukanlah hal yang buruk.“Kak Freddy … malam ini mau ke rumahku?”Tubuh Nadya gemetar. Dia dengan cepat menyesuaikan perannya, suaranya mulai terdengar merayu, “Kak Freddy, aku masih bisa menarik tarian lain, nanti akan kupersembahkan un
Baca selengkapnya