Karina melotot malu pada Freddy sambil memegangi pantatnya. Dia mendengus, “Kalau kamu mati, jangan salahkan aku karena nggak mengingatkanmu. Tuan Fon itu sangat kejam!”“Oh ya? Kalau begitu, aku malah semakin ingin bertemu dengan Tuan Fon yang kejam itu!”“Nggak pergi mencari tahu, mana bisa tahu kehebatannya?!”Freddy terkekeh pelan. Dia memang sudah lama ingin bertemu dengan sosok Tuan Fon ini!Karena ada kesempatan, mana mungkin dia melewatkan begitu saja?Vincent terdiam sejenak, lalu menggertakkan gigi dan berkata dengan nekat, “Kak Freddy! Aku ikut! Hanya Tuan Fon saja, hanya penguasa dunia gelap saja, aku juga mau ikut menerjang jurang ini!”Riko sempat ragu, tapi teringat pesan Ayahnya, dia pun buru-buru menimpali, “Kak Freddy, aku juga ikut! Tuan Fon pasti masih akan memberi muka pada Geng Towi. Setidaknya nanti mungkin masih ada ruang untuk negosiasi!”Aldo menyambung, “Aku juga ikut menemani Pak Freddy!”“Nggak perlu ….”Freddy memotong pembicaraan mereka, tatapannya tampak
Baca selengkapnya