Freddy menggelengkan kepalanya.“Bos!”Tiba-tiba, Filbert berteriak lantang, bahkan membuat Freddy sendiri agak terkejut!Filbert menarik napas dalam-dalam, lalu langsung bersujud beberapa kali di hadapan Freddy. Suaranya terdengar lantang, “Bos! Mulai sekarang, cukup satu kata darimu, aku rela menerjang lautan api sekalipun demi melaksanakannya! Aku akan mengikutimu! Tolong jangan menolak aku!”Meski Filbert sangat manja, dia tak bodoh!Begitu memahami inti permasalahannya, dia tahu persis apa yang harus dilakukan!Albert menatap cucunya dengan bangga, lalu tersenyum dan berkata, “Pak Freddy, Keluarga Halim masih punya sedikit pengaruh di Kota Kratau. Dengan adanya Filbert di sisimu, apapun yang kamu ingin dia lakukan akan menjadi lebih mudah!”“Bos, terimalah aku sebagai anak buahmu!”Sambil memohon, Filbert menoleh ke arah Sumi dan berseru, “Kakak Ipar! Dulu aku nggak tahu kalau kamu itu wanitanya bos, itu hanyalah khayalan gilaku! Mulai sekarang, aku nggak akan pernah berani punya
Read more