Sebuah anak panah menancap di tanah. Sontak saja membuat Zien Cheng langsung mengamankan Mei An di belakang tubuhnya. Ditariknya pedang di samping tubuhnya, lalu memasang posisi siaga dengan tatapan siaga menatap sekitar."Siapa kau?! Jangan jadi pengecut hanya melakukan penyerangan secara sembunyi-sembunyi saja. Tidakkah kau malu dengan tindakan hinamu ini?" ketus Zien Cheng.Tiba-tiba dari arah samping kanan, melesat sebuah anak panah lagi. Tetapi kali ini Zien Cheng dapat menangkisnya dengan cepat. Hingga anak panah itu terjatuh ke tanah."KELUAR KAU BRENGSEK!" teriak Zien Cheng marah."Zien Cheng, lebih baik kita segera pergi dari sini," ucap Mei An yang ada di belakangnya."Tidak, Mei An. Jika kita lengah menuju jalan pulang, penjahat itu bisa saja memanah kita dari belakang. Aku tak ingin kau terluka, Mei An," sahut Zien Cheng."Aku bisa mengatasinya. Percayalah," sahut Mei An."Bagiamana bisa--"Mei An langsung menangkap anak panah yang meluncur ke arah punggung Zien Cheng. Gad
Last Updated : 2025-12-25 Read more