LOGINZien Cheng terlahir sebagai anak haram mantan ketua sekte terlemah. Sepeninggalan orang tuanya, Zien menjadi murid yang selalu diremehkan dan dihina. Hingga suatu hari dirinya dibuang ke jurang karena diduga penyebab kegagalan sekte tersebut berkembang. Tak disangka, Zien Cheng yang nyaris sekarat, mencium aroma darah yang sangat unik dari dalam sebuah gua. Ketika Zien Cheng menghampiri sumber aroma itu, Zien Cheng diserbu oleh segumpal cahaya pekat berwarna hitam. Ternyata, di gua itu terdapat darah naga hitam yang memiliki kekuatan yang luar biasa. Maka dengan kekuatan yang baru, Zien Cheng bangkit menjadi pemuda yang perkasa! Zien Cheng siap menakhlukan sekte mana saja terutama Sekte yang telah menganggap nyawanya tak berharga.
View More"Katakan siapa dirimu dan apa tujuanmu mengikutiku?" ancam Zien Cheng dengan tatapan tajam.Pria misterius itu terdiam sambil mengambil ancang-ancang. Sementara Zien Cheng masih menunggu jawaban dengan rahang yang masih mengeras. Namun, tiba-tiba terdengar suara teriakan yang sangat familiar."Zien Cheng, tolong!"Zien Cheng menoleh ke sumber suara. Pada moment itulah pria misterius itu dengan cepat berguling ke kanan dan melarikan diri. Zien Cheng hendak mengejar pria misterius itu, tetapi ia juga khawatir dengan suara teriakan Peng Hao. Maka ia pun memutuskan untuk kembali, mencari temannya yang sempat ia tinggalkan begitu saja.Zien Cheng berlari ke arah yang sesuatu instingnya. Kegelapan malam itu memang mempersulit langkahnya, tetapi suara Peng Hao benar-benar tak bisa ia abaikan. Hingga Zien Cheng mampu menemukan temannya terduduk di tanah."Peng Hao!" Zien Cheng mendekat dengan cemas. "Kau tak apa?""Zien Cheng!" Peng Hao lekas menegakkan tubuhnya. "Kau harus tau ada yang barus
Enam kendi yang termuat dalam gerbobak itu mereka dorong bersama-sama. Zien Cheng dan Peng Hao memutuskan untuk pulang setelah bercerita cukup panjang. Hari sudah mulai gelap. Tak ada penerangan apapun yang mereka bawa untuk perjalanan mereka."Apa hutan ini memang tak diberi penerangan sama sekali biasanya? Bukankah ini satu-satunya jalan yang dilalui oleh penghuni pulau ini?" "Mungkin mereka sudah hafal dengan jalanan di sini, Peng Hao. Sehingga tak perlu penerangan apapun untuk melewati hutan ini. Ya jika perlu, mereka hanya membawa obor sendiri," sahut Zien Cheng."Ya malangnya kita tak membawa satupun obor. Apa kita akan menemui jalan keluar? Aku pertama kali ke pantai melewati melewati hutan ini.""Tenang saja. Kita pasti menemukan jalan keluarnya. Jika tidak, tak masalah untuk bermalam di sini. Kita akan pulang ketika hari mulai terang," sahut Zien Cheng tetap tenang."Aku sungguh beruntung ada kau di sini. Jika sendirian, aku sudah menangis di perjalanan," kata Peng Hao terta
Semakin dalam alam bawah sadar membawa Zien Cheng menembus lautan, maka tampaklah seorang pria dengan pakaian pendekar serba hitam sedang bertapa di dalam sebuah gua bawah laut. Meski wajahnya tak terlihat, tetapi Zien Cheng dapat melihat bayangan naga hitam yang mengelilingi pendekar tersebut.'Dia pendekar naga hitam?'Tiba-tiba Zien Cheng merasakan penglihatannya diserer kembali ke lautan paling dalam hingga mencapai dasar laut. Ada sebuah kerang raksasa yang berkilau di sana. Dalam penglihatan Zien Cheng, kerang raksasan itu terbuka sendiri. Tampaklah sebuah kitab berwarna hitam di dalamnya. Sampul kitab itu tercetak motif naga hitam yang timbul. Di sini Zien Cheng sudah sadar, bahwa ia sedang diperlihatkan keberadaan kitab ilmu pendekar naga hitam yang harus ia cari."Hei, kau! Bangun!"Kesadaran Zien Cheng bagai tersedot. Penglihatannya seketika kabur dan gelap. Begitu ia membuka mata, Zien Cheng sudah berada di dunia nyata. Zien Cheng mendongkak, mendapati Senior Bo di hadapann
Zien Cheng bergabung pada pelatihan ketiga ketika sore menjelang. Walau dua pelatihan tertinggal, tetapi pemuda itu tetap mengikuti latihan terakhir untuk hari ini."Sekarang lakukan gerakan yang dilatihkan dari pelatihan satu dan pelatihan dua hari ini. Lalu disambung dengan pelatihan ketiga. Gerakan paling kacau akan mendapatkan hukuman!" titah Senior Bo.Senior Bo menoleh ada Zien Cheng yang menatapnya penuh arti. Perlahan muncul seringai kecil di bibir murid senior tersebut. Ia sengaja melakukan hal ini, sebab tahu jikalau Zien Cheng tertinggal dua pelatihan. Sialnya, hari ini hanya Senior Bo yang melatih mereka."Mulai!"Semua murid melakukan gerakan jurus yang dilatihkan dari pelatihan satu dan dua. Sebagian besar dari mereka melakukannya dengan baik. Meski ada beberapa orang yang lupa gerakan yang diajarkan. Namun, tentu saja yang paling kacau adalah Zien Cheng. Ia menoleh ke kiri dan ke kanan seraya meniru gerakan mereka.'Sial. Mengapa dia melakukan ini padaku? Tentu saja ku
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.