"Senior, bisakah Junior ini mengetahui nama Anda?" tanya Nathan, masih menjaga nada hormatnya meski rasa penasaran menggelitik. "Panggil saja aku Penatua Embun Senja," jawab wanita tua itu cepat, tenang namun berwibawa. "Senior, apakah Anda datang dari dimensi yang sama dengan klan Naga Kuno dan klan Raksasa Kuno?" Nathan melanjutkan, matanya menatap tajam namun sopan. "Kau benar, bagaimana kau bisa tahu tentang dimensi asalku?" tanya wanita tua itu, nada suaranya menyingkap sedikit rasa penasaran. Nathan tersenyum tipis. "Aku hanya menebak. Aku memiliki sedikit hubungan dengan klan Naga Kuno," jawabnya polos, namun ada ketegasan di balik kata-katanya. Wanita tua itu menatap Nathan dengan seksama, matanya menelusuri setiap aura di tubuhnya. “Kau… kau pewaris darah naga kuno,” gumamnya lembut tapi jelas. “Apakah kau pemilik asli darah ini?” Nathan menggeleng pelan. “Bukan. Darah ini… warisan dari orang lain.” Senyum tipis terbentuk di wajah wanita tua itu, dan matanya berkilat s
Leer más