Ucapan Ravina membuat seluruh area mendadak sunyi. "Kuali Emas Shandong." Nama itu menggema pelan di tengah reruntuhan medan pertempuran, namun efeknya jauh lebih besar daripada ledakan apa pun sebelumnya. Bahkan Raja Raksasa Ilusi ikut mengernyit sesaat. Nathan menoleh ke arah Ravina, begitu pula Irish, Laqisha, Nasha, Maggie, Rabik, hingga anggota Organisasi Ular Putih yang masih mampu berdiri. Mereka semua menatap gadis naga itu dengan ekspresi berbeda-beda. Terkejut. Tidak percaya. Dan bingung. "Kau mengenali benda itu?" tanya Irish pelan. Ravina mengangguk perlahan, matanya tetap tertuju pada kuali emas di tangan Raja Raksasa Ilusi. "Itu memang Kuali Emas Shandong." Nada suaranya kali ini jauh lebih serius. Nama itu bukan nama sembarangan. Semua orang yang pernah mempelajari dunia kultivasi pasti pernah mendengarnya, setidaknya sebagai legenda. Kuali Shandong. Artefak yang selalu dikaitkan dengan sosok legendaris yang dikenal sebagai Dewa Obat. Konon, sang Dewa O
Read more