Devan kembali dari area dapur suite membawa nampan berisi sup ayam hangat beraroma harum, steak lembut yang sudah dipotong kecil-kecil, serta segelas susu hangat. Pria itu meletakkan nampan tersebut di atas meja kecil di samping ranjang, lalu duduk merapat di sisi Alicia.Alicia yang tadinya menyandarkan punggung pada tumpukan bantal langsung menegakkan tubuh. Matanya berbinar melihat makanan lezat di hadapannya, namun saat hendak meraih sendok, Devan lebih dulu menyambar alat makan itu."Eits, biar aku yang suapi," tahan Devan seraya menyunggingkan senyum menggodanya."Devan, aku bisa sendiri... Tanganku tidak sakit," cibir Alicia malu-malu."Memang tanganmu tidak sakit, tapi kan tubuhmu lemas gara-gara perbuatanku tadi," goda Devan tanpa dosa, menatap Alicia dengan binar nakal. "Lagipula, melayani istri di sepertiga malam begini dapat pahala besar, tahu."Pipi Alicia seketika memerah pasrah. Ia pun membuka mulutnya, menerima suapan demi suapan sup hangat dari Devan. Usapan lembut ib
Dernière mise à jour : 2026-09-12 Read More