Di dalam kamar mewah yang dipenuhi aroma harum rangkaian bunga melati dan mawar segar, Alicia duduk anggun di depan cermin besar. Gaun pengantin putih bersih dengan hiasan payet berkilauan membalut tubuh indahnya dengan sempurna. “Wow... Kak Cia cantik sekali!” celoteh Arabella tanpa berkedip sedikit pun. Gadis kecil itu menopang dagunya dengan kedua tangan, menatap Alicia dengan penuh kekaguman. “Sudah pasti, dong. Kakakmu ini pengantin paling cantik di dunia!” puji Sofia seraya membetulkan bagian belakang gaun Alicia. “Tapi kalau tidak cantik, mana mungkin Devan yang matanya begitu selektif mau menikah dengannya?” Rebecca menggoda dari sisi cermin, senyum jahil tersungging di bibirnya. Alicia, yang wajahnya tengah dipoles oleh MUA kenamaan ibu kota, hanya mampu terdiam sembari tersenyum malu mendengar perdebatan ringan antara Mami, kakak ipar, dan adik sambungnya. Namun, di balik senyum kecil itu, pikirannya justru melayang pada masa lalu. Mereka tidak tahu betapa memalukanny
Última atualização : 2026-09-05 Ler mais