Sebelum perasaan negatif itu memenuhi seluruh tubuhnya, sang sopir taksi tiba-tiba berbicara, “Non, kita sudah mau sampai! Apakah benar alamatnya di sini?”Sariska Lianor terkejut dan melirik sejenak sebelum menjawab, “Ya, Pak! Turunkan saya di pojok depan sana!”“Baik, Non!” jawab sang sopir langsung tancap gas menuju arahan yang diminta oleh Sariska Lianor.Setibanya di sana, Sariska Lianor lekas membayar tagihannya sebelum beranjak menuju ke arah Kafe Layanan Malam. Kalau diperhatikan, posisi tempat Kafe Layanan Malam itu sendiri berada di sudut jalan yang boleh dikatakan terlalu tidak mencolok. Mungkin karena itulah, tempat Kafe Layanan Malam sebenarnya tidak terlalu laris.“Huh…, pada akhirnya aku harus kembali ke tempat yang sama seperti hari-hari biasanya. Berada di ujung jalan sampai-sampai sulit ditemukan. Kalau tidak ada orang yang tersesat saat berkemudi, entah bagaimana nasib kafe tempatku bekerja ini bisa mendapatkan pelanggan yang datang untuk memesan apa pun yang dijual
최신 업데이트 : 2025-12-18 더 보기