"Jess, pergi ke mobil sekarang. Andi menunggumu di gerbang belakang," perintah Jacob tanpa menoleh. Suaranya datar namun tidak terbantah."Tidak, Jacob! Kita pergi bersama!" seru Jessie dengan nada cemas."Bawa map ini. Masuk ke mobil dan jangan keluar sampai aku datang. Andi, amankan istriku!" Jacob berteriak melalui earpiece sambil melempar map hitam berisi dokumen berharga itu ke bawah. Jessie menangkapnya dengan tangan gemetar.Andi muncul dari balik rimbunnya pohon di taman, menarik lengan Jessie dengan paksa. "Nyonya, mari. Tuan punya rencana sendiri. Kita harus mengamankan bukti ini dulu."Jessie ingin membantah, tapi tatapan tajam Jacob dari atas balkon menghentikannya. Dengan berat hati, ia mengikuti langkah Andi menuju mobil yang tersembunyi di balik pagar belakang.Jacob menarik napas dalam, membiarkan udara dingin masuk ke paru-parunya. Ia tidak turun. Alih-alih melarikan diri, ia justru melangkah kembali ke dalam koridor lantai dua, menuju arah tangga utama. Ia tahu s
最終更新日 : 2026-02-24 続きを読む