Jessie sangat mengenal suara itu, dia membalikkan badannya dengan malas. Kini, Daniel Sanjaya, mantan tunangannya berdiri di belakangnya. “Untuk apa kamu ke sini?” tanya Jessie tegas tanpa menjawab pertanyaan pria itu.“Tidak ada apa-apa. Hanya saja, minggu depan, aku akan resmi menjadi pemilik grup Sanjaya!” Daniel tiba-tiba menyombongkan diri. Nada bicaranya begitu angkuh.“Jadi, kamu kesini hanya untuk mengatakan itu?” Daniel mengangkat kedua bahunya, ia terlihat begitu congkak. “Yah, nanti aku bisa paham kalau kau menyesal tidak jadi menikah denganku, Jes.”Jessie menatap Daniel dengan tajam. “Tidak. Sama sekali tidak,” sangkalnya cepat.“Jangan berbohong, Jessie. Karena sekarang aku yang akan menjadi pewaris grup Sanjaya. Bukan Jacob, suamimu itu. Suamimu itu hanyalah cucu Sanjaya yang terbuang,” ucap Daniel penuh percaya diri.Jessie mengangkat sebelah bibirnya “Jangan terlalu percaya diri. Justru ragu. Apakah grup Sanjaya akan lebih berkembang ketika kamu memimpinnya?” sindirn
Dernière mise à jour : 2025-11-21 Read More