Pintu kamar terbuka pelan, Jacob masuk dengan membawa nampan berisi segelas air jahe hangat dan potongan buah segar. Ia langsung mendekat dan duduk di tepi ranjang, menatap Jessie dengan tatapan yang lembut."Kamu sudah melihatnya? Bursa saham benar-benar kacau karena tulisanmu, Jess," ucap Jacob sambil menyodorkan air jahe ke tangan istrinya.Jessie menyesap minuman itu perlahan, merasakan hangat jahe meredakan mual di perutnya. "Aku tidak menyangka dampaknya akan secepat ini, Jacob. Bagaimana dengan Adrian? Apa dia mulai mencariku?"Jacob mengusap kepala Jessie dengan sayang, menyingkirkan anak rambut yang menutupi kening istrinya. "Mungkin dia sedang putus asa sekarang, tapi tim IT-ku sudah menghapus semua jejakmu. Kamu aman di sini, di bawah perlindunganku.""Hadi juga sedang kehilangan dukungannya pagi ini. Jenderal Wiryo baru saja memutuskan hubungan dengannya setelah aku memberikan beberapa informasi," lanjut Jacob dengan nada yang lebih tenang.Jessie menatap Jacob dengan l
더 보기