Jacob menghela napas panjang, ia mencium puncak kepala Jessie dengan sangat lembut. Tangannya mengusap punggung Jessie untuk memberikan ketenangan yang ia butuhkan."Masa lalu itu berat, Sayang. Kita tidak perlu kembali ke sana. Rumah kita adalah di sini, sekarang," ucap Jacob dengan suara yang sangat rendah dan dalam.Jessie memejamkan matanya, merasakan detak jantung Jacob yang kuat di telinganya. Ia tahu jantung itu berdetak karena sebagian hati Hadi Sanjaya ada di sana.Dan ia juga tahu bahwa pria yang memeluknya ini adalah anak laki-laki yang rela hancur demi menyelamatkannya dari neraka masa kecil yang ia alami dulu."Tidurlah, Jess. Besok pagi semuanya akan terasa lebih baik. Aku akan menjagamu sepanjang malam ini," bisik Jacob sambil mematikan lampu nakas di samping tempat tidur.Dalam kegelapan kamar, Jessie tetap terjaga. Ia menatap langit-langit, menyadari bahwa ia kini memegang kunci rahasia yang bisa menghancurkan atau menyelamatkan Jacob.Ia harus memutuskan: apakah akan
Read more