Di depan rumah, Samuel terlihat berdiri dengan wajah yang penuh kesedihan, penyesalan atas apa yang terjadi, "Papa, tolong izinkan aku masuk, kali ini saja, aku mau bersujud di kaki Anastasya atas apa ya h telah aku lakukan, mungkin aku salah, dan aku tidak ingin melakukan yang tidak disukainya, anakku tetaplah anakku dengan Anastasya, aku salah mau mengambilnya, karena tidak diambil pun, anakku tetaplah anakku," ucap Samuel. Len yang tidak percaya anaknya kembali lagi melirik dengan tatapan tidak suka, "Sudahi semuanya! Kamu jangan bermain-main tentang perasaan seseorang! Papa mau kamu pergi! Video anakmu sudah cukup untuk kamu bisa melihatnya, tapi bukan untuk datang bertemu dengannya," balas Len Artama dengan tegas. Anastasya sekali lagi mendengar suara suaminya datang ke rumah mertuanya, "Samuel, apakah dia ada di luar sana?" tanyanya sendiri. Karena rasa penasarannya, akhirnya Anastasya keluar dari kamar, ternyata suara itu seperti hilang ditelan b
続きを読む