Sudah dua hari ini pemberitaan mengenai Andri tak berhenti. Terakhir, Laura menunjuk kuasa hukum untuk melanjutkan kasus pelecehan ini ke ranah hukum.Begitu juga dengan saham perusahaan yang demikian turun, bahkan ada perusahaan lain yang berniat untuk mengakusisi perusahaan milik Nadira itu."Mama masih menyimpan sertifikat perusahaan, kan?" Tanya Andri ketika Nadira tengah menunggu pelayan menata meja makan."Buat apa?""Ada yang ingin membeli perusahaan kita."Nadira terperangah. "Yang benar saja, Andri!"Andri hanya tersenyum dan ingin kembali ke ruang kerja. Namun, ia berpapasan dengan Dyandra. Keduanya saling menatap dengan Andri yang memilih mengabaikannya."Dya.. makan malam dulu." Tegur Nadira. Ketika makan malam, mereka bertiga baru bisa bersama. Itu karena pada siang hari, ketiganya memiliki kesibukan masing-masing.Dyandra duduk di kursi makan bersama Nadira. Tak lama, Andri muncul dengan menggunakan setelan jaket kulit."Aku pergi dulu, ma.""Ya. Jangan terlalu malam pul
Last Updated : 2026-01-11 Read more