Ucapan itu membuat Elyse mematung.Ini tentang pernikahan kita.Kalimat Jester jatuh begitu saja tenang, tanpa penekanan, seolah ia sedang membicarakan cuaca. Namun bagi Elyse, kata-kata itu seperti palu yang menghantam tepat di dadanya.Ruang makan seketika terasa sempit.Count Leclair dan istrinya saling pandang, lalu wajah mereka berubah bersinar hampir bersamaan, seolah penantian panjang yang melelahkan akhirnya terbayar.“Akhirnya…” gumam Countess Leclair, suaranya bergetar karena harap yang tertahan terlalu lama. Ia bahkan bangkit setengah dari kursinya, kedua tangannya saling menggenggam.Count ikut berdiri, senyum lebar terukir jelas di wajahnya.“Yang Mulia Duke,” katanya cepat, nyaris tergesa,“kami sudah lama menunggu saat ini. Pembicaraan tentang pernikahan tentu sangat penting. Elyse—”“Benar,” sela Countess sambil menarik lengan putrinya, matanya berbinar penuh ambisi.“Kau dengar itu, Elyse? Akhirnya Duke Levric membicarakan pernikahan kalian.”Elyse menatap tangan ibun
Last Updated : 2025-12-18 Read more