Mendapat kursi di dekat jendela membuat Rena tak melewatkan untuk menikmati pemandangan di atas awan. Walau hanya bisa melihat langit biru, rasanya sudah membuat tenang hatinya. Menaikan pegangan kursi, Alex mendekat dan menjatuhkan dirinya di bahu Rena."Ngapain sih, Pak? Berat tahu," ucap Rena sambil menggeser kepala pria itu. Berkali-kali menggeser kepalanya, tapi berkali-kali itu juga Alex mendaratkan kepalanya di bahu Rena. Menyerah, ia akhirnya membiarkan saja Alex seperti itu. Pria itu baru terbangun saat pramugari membagikan makanan.Sambil menikmati makanan, Rena melirik jam di tangannya. Rasanya sudah lama terbang di udara, tapi mereka belum sampai juga."Tenang. Baru beberapa menit kita bersama, masih banyak waktu buat kita," ucap Alex menggoda Rena.Membesarkan matanya, Rena memandang Alex jutek.Setelah hampir dua jam mengudara, pesawat akhirnya menunjukkan tanda-tanda akan mendarat. Mengencangkan sabuk pengamanan, burung besi itu akhirnya benar-bena
더 보기