“Kenapa?” tanya Selena.“Sayang, kamu istirahat aja. Aku sudah beli makanan untuk Haisa, sebentar lagi makanannya datang kok,” jawab Haris.“Hei, aku bukan orang penyakitan, loh. Kenapa aku harus istirahat? Yang harus istirahat itu Ara, dia baru operasi. Kalau aku kenapa? Aku tadi hanya lupa matiin kompor.”Selena yang memang keras kepala. Lihat saja, dia bersikeras mengatakan kalau dia baik-baik saja.Padahal hari ini dia hampir saja membakar satu rumah.“Sayang, aku nggak bilang kamu sakit. Sejak tadi kamu sibuk masak, jadi sekarang istirahat dulu. Kamu pasti capek, kan?” ucap Haris.“Masak doang nggak bikin aku capek, sayang.”“Sayang, aku tahu. Tapi aku sudah pesan makanan untuk Haisa. Jadi sekarang kamu istirahat aja, oke?”Akhirnya Selena mengalah ketika ia merasakan kepalanya berdenyut. Rasanya pusing sekali, mungkin akibat terlalu banyak menelan asap.“Sayang, kita ke rumah sakit aja ya,” ucap Haris mencoba membujuk Selena.“Astaga, apa kamu pikir aku separah itu? Masa pusing
Last Updated : 2026-05-04 Read more