“Pi, nggak boleh begitu,” ujar Bu Wati mengingatkan sang suami. Bu Wati juga merasa tidak enak kalau harus mengusir Bu Risma, karena pastinya wanita itu akan menyalahkannya. Sebab, di mata Bu Risma saat ini, apapun yang dilakukan dan dikatakan oleh Bu Wati semua salah. “Tapi Papi setuju dengan Selena. Orang yang mengganggu keluarganya harus diusir, karena kalau tidak itu akan menjadi duri dalam daging di rumah Selena dan Haris,” jawab Pak Herman. “Kalian benar-benar jahat! Ternyata Selena bersekongkol dengan Wati dan Herman untuk mengusirku. Kamu dengar sendiri kan, Haris, bagaimana mereka berniat untuk mengusirku?” tanya Bu Risma yang ternyata sudah berdiri tidak jauh dari area meja makan. Haris menatap Selena, sedangkan Selena tampak santai memegang tangan Haisa yang langsung berlari ke arah ibunya. “Mama, Haisa takut,” ujar Haisa. “Jangan takut, Sayang. Tidak apa-apa.” “Haisa bisa main di kamarnya, Nak?” tanya Haris kepada putri sulungnya itu. Haisa menatap wajah Selena se
Last Updated : 2026-05-10 Read more