"Ini semua yang kalian beli?" tanya Selena."Iya, Mama. Ini ada pensil warna, terus ini ada pensil biasa, ada pena. Terus aku baru teringat aku butuh buku gambar, buku tulis, juga aku butuh meja kecil, aku butuh pena yang lucu-lucu, aku butuh—""Ya udah, oke, bayar aja," ujar Selena memotong Haisa yang terus menyebutkan semua barang yang dibelinya dengan alasan dia butuh.Padahal semua barang itu juga masih ada di rumah. Ruang belajar mereka itu sudah begitu banyak barang-barang tersebut. Yang habis hanyalah pensil warna saja, tapi yang dibeli berwarna-warni dan bermacam-macam."Kak Bintang nggak beli apa-apa? Jangan-jangan ini semua barang Haisa," ujar Selena lagi bertanya pada anak sulungnya itu."Nggak, Ma. Aku hanya beli kamus elektronik.""Haisa juga beli komik, Ma," sambung Haisa."Iya, iya. Untung tadi kita semua pergi ke sini ya, karena kita semua bisa membantu Haisa membawa barang ini ke parkiran," jawab Selena tersenyum.Haris menggelengkan kepala melihat tingkah laku anakny
Last Updated : 2026-07-26 Read more