Dalam sudut pandang perawat Vernitas Essence Medical Center—atau, dalam POV tim medis yang sedang berjaga—usia muda, pemuda, menghabiskan waktunya duduk bersimpuh di rumah sakit,“Mengapa adik tidak pulang saja, dulu? Makan, ganti baju, tidur. Kalau operasi sudah selesai, kami akan kabarkan.”State Jonathan, sangat memprihatinkan.Satu lagi, troli Dorathex Emergency Cart dipaksa masuk ke ruang operasi Sienna. Lebih dari penuh. Empat jam dari semenjak Sienna ditangani dua puluh dokter sekaligus, kecuali alarm merah di atas pintu—berkedip, berganti, atau makin menyala—tak satupun kabar baik datang.Jika bukan kebaikan perawat—yang mengasihaninya, Jonathan mustahil bisa duduk satu jam di kursi sintetis Arvenix-Lounge Medical. Bebannya terlalu berat di pundak untuk pemuda itu bisa duduk tenang.Mengabari Dewi Halim, Henri Halim, adalah tugasnya. Sampai sekarang pemuda itu belum sanggu
Read more