Di balkon menara yang menghadap taman belakang istana, seorang pria berdiri tegap di balik bayang lembut tirai yang berkibar pelan tertiup angin pagi.Pangeran Jerry menatap tajam ke bawah. Matanya, setajam elang, terkunci pada dua sosok di taman, Sebastian dan Rohana.Meski wajahnya tampak tenang, garis samar terbentuk di antara alisnya. Ada jejak kekhawatiran tersembunyi di balik ekspresi dinginnya, mengkhianati kegelisahan yang tak sepenuhnya bisa ia sembunyikan.Ia memperhatikan dengan saksama, cara Sebastian memetik bunga, cara tangannya terangkat mendekati wajah gadis itu, dan yang paling ia soroti, bagaimana Rohana membeku, tegang, namun tak mampu menjauh.Ini bukan interaksi biasa.Dan Jerry sangat tahu, ketika Sebastian sudah membidik seseorang, ia akan mengejarnya, dengan cara apa pun.Tanpa membuang waktu, Jerry berbalik cepat meninggalkan balkon. Tirai yang tersibak tubuhnya seolah menghapus jejak kehadirannya. Hanya satu pikiran tersisa di benaknya, ia harus melindungi ga
Terakhir Diperbarui : 2026-02-12 Baca selengkapnya