Sambil terus melempar candaan konyol yang menyerempet bahaya itu, otak taktis Rasman mulai berputar kencang laksana radar spionase.Ia sedang menyusun kalkulasi dan strategi gerilya asmara terbaru, memikirkan cara paling jitu agar sore yang berkabut asap tebal ini bisa berakhir dengan kehangatan yang jauh lebih panas daripada segelas kopi hitam di atas meja.“Ahh kamu bisa ajaaah Mas! Pasti di dalam otakmu itu sekarang sedang mikir lagi, kira-kira isi di balik daster ini lebat atau plontos, iya kaaaan? Hayo mengaku!” tembak Bu Ayu tanpa saringan.Mendengar tembakan frontal yang kelewat berani dari mulut sang guru janda, Rasman seketika dibuat tersentak kaget.Ia tidak menyangka wanita berusia 33 tahun yang penampilannya tampak bersahaja saat menyapu teras tadi, ternyata bisa selepas dan senekat ini kalau sudah diajak bercanda menyerempet.Namun, dasar Rasman memiliki mental baja peninggalan agen lapangan, ia tidak mau kalah taktik. Seringai nakal langsung terukir lebar di wajah tampan
Last Updated : 2026-10-17 Read more