“Om…mau nggak nanti aku bawa ke Papua, Om berobat alternative?” kata Satria, Satria lalu cerita Kampung Haloa, di mana ada dukunnya yang hebat.“Mau sekali Sat, kapan bawa Om ke sana?” sahut Om Brata sangat antusias.“Nanti setelah Om bisa jalan, aku akan bawa Om ke sana,” kata Satria, yang lalu bilang akan kembali beli rumah yang dulu di sita bank.“Oke siap Sat, Om jamin paling lama 2 bulan bisa jalan, setelah itu bantu Om yaa temuin Ajeng, Om mau lamar dia jadi bini!” Om Barat terkekeh, tapi kontan diam dan beri kode ke Satria agar jangan cerita, saat Andrea datang lagi dan bilang siang ini bisa pulang.Satria ikutan senang, dia sampai kini masih sering shaay hello dengan si denok itu. Tahu Om Brata menyukai Ajeng dan dulu sempat berhubungan diam - diam, Satria tak ragu mendukungnya. "Baguslah, kulihat Ajeng dari dulu juga diam-diam menyukai Om Brata," batin Satria.Makin semangatlah Om Brata untuk segera sembuh, apalagi Satria janji akan membawanya ke Papua untuk obati penyakit
Ler mais