Sahida benar-benar nggak bisa sembunyikan kebahagiaannya, mobil idamannya seharga hampir setengah ember warna merah marun, yang sejak bocah ia mimpikan, kini mimpi itu sudah jadi kenyataan, mobil baru ini akan di antar paling lambat besok siang ke rumahnya, setelah proses admin kelar.“Om ini ihh benaran pria baik hati sedunia, nggak ada duanyaa daaah!” puji Sahida bahagia nggak ketulungan, sambil cuppp...cium pipi Satria, hingga sales yang lihat ini jadi iri pake bingit."Coba pacar aku kayak si Om ini, dueeh bahagianya," batin si sales ini iri.“Eh gimana yaah aku balas kebaikan Om ini? Aku masakin yang enak yah di rumah,” kata Sahida polos.“Katanya mau memijat, kapan nih?” canda Satria.“Sekarang juga boleh, tapi jangan di rumah, nggak enak sama ibu dan bapak, di mana yaah?” kata Sahida, yang kali ini pakai celana jeans panjang.Satria kaget juga, si ikan betok yang cantik ini terkadang polos dan lugu, tapi wajarlah usianya juga baru 16 tahunan pikir Satria.“Kita cari cottage aja
اقرأ المزيد