"Eh, Somih! Kamu ngapain, kok malah pegang-pegang pusaka milik si Abang, sih?!" tegur Lintang setengah berbisik dengan dahi berkerut, mencoba mengingatkan sepupunya.Sementara itu di sudut ruangan, Nira hanya bisa menggigit bibir, sekuat tenaga menahan ledakan tawa melihat kelakuan ajaib dan kepolosan kedua kerabatnya tersebut."Sssttt... Diam deh! Coba lihat ini, kok bisa menegang kencang begini? Lucu banget bentuknya!" balas Somih sembari meletakkan jari telunjuk kanannya di depan bibir.Bukannya buru-buru menarik diri, tangan kiri janda muda yang super genit itu malah semakin nekat meraba, meremas gemas pusaka alias rudal gede dan tangguh Salman yang saat ini sedang berdiri gagah membelah fajar, akaiiii."Woww... Lintang, sini deh dekat-dekat! Asli, ini keras banget, padat, besar lagi!" sahut Somih dengan mata berbinar-binar penuh ketakjuban. Sehingga membuat rasa penasaran di dalam dada Lintang seketika terhantam gelombang rasa ingin tahu yang membara, mereka seolah tak menganggap
Last Updated : 2026-06-27 Read more