Dengan gerakan yang sedikit salah tingkah, ia buru-buru membuka tas ranselnya sendiri, lalu mengeluarkan selembar handuk dan seragam cadangan yang masih kering dari sana.Rini sempat melirik apakah Salman menatapnya, saat dia akan melepas celana panjangnya, berikut celana dalamnya yang basah, juga kausnya.“Lepas ajaa, jangan sungkan, aku nggak akan ngintip kok,” terdengar suara Salman yang membelakanginya sambil tertawa, hingga Rin kaget dan tertawa kecil.“Lagian kalau ngintip, paling Abang yang pusing sendiri melihat dua melon dan gua kriting lebat milik aku,” sahut Rini terkekeh, sekaligus hilang rasa sungkannya.Salman kontan berpaling dan Rini kaget. Mana pas lagi dia sudah….telanjang buleeet, akaiii….Tapi…Rini kontan lega, Salman berpaling bukan padanya, namun ke arah ranselnya dan mengambil sesuatu di dalamnya.Ternyata Salman benar-benar menunjukkan sikapnya yang bersahaja sebagai seorang pria dewasa, nggak nakal ataupun sengaja menatap tubuh denok Rini.Walaupun dalam hati..
Last Updated : 2026-07-25 Read more