“Kay, ada apa nih tumben ngajak aku ketemu? Mau bagi THR?” tanya Serlin sambil menaik-turunkan kedua alisnya.Kayla mendengus pelan, “THR apaan, lebaran nya juga belum. Aku itu mau minta bantuan kamu,”“Hehe! Aku kira mau bagi THR. Mau minta bantuan apa?” raut wajah Serlin langsung berubah serius.Kayla menatap Serlin cukup dalam, “Soal ibuku.”Mendengar jawaban Kayla itu Serlin langsung tersentak, “Maksudnya?”Kayla mulai menceritakan pada Serlin mengenai kejadian semalam tentang kecurigaannya pada sang ibu. Kayla berharap sekali jika sahabatnya ini mau membantunya untuk mencari tahu, “..., tapi awas ya jangan bilang sama siapa-siapa soal ini.” Ucap Kayla di akhir kalimatnya.Dengan raut wajah tegang karena kaget Serlin mengangguk singkat, “Kay, kamu serius? Kok bisa sih ibumu seperti itu? Jujur saja aku malah langsung curiga jika ibumu itu bekerja di club malam itu. Maaf ya, aku bukan mau menjelekkan ibumu,”“Aku juga sebenarnya memiliki kecurigaan yang sama denganmu, tapi aku gak m
آخر تحديث : 2026-02-11 اقرأ المزيد