Natasha terlihat kebingungan. Dia terdiam sejenak, lalu berkata dengan heran, "Tapi, kenapa Kelvin sampai menyerang mereka?""Hal seperti itu bukan urusan kita untuk dipikirkan." Victor memberi tahu, "Pokoknya ingat baik-baik, jangan sampai membocorkan satu kata pun pada siapa pun. Kalau nggak, itu bisa membawa masalah besar bagi Dokter Kelvin. Bagaimanapun, dia itu penyelamat keluarga kita."Natasha membalas sambil mengangguk, "Aku mengerti!""Kamu boleh pergi sekarang," kata Victor. "Urusan Revan, aku yang akan menanganinya."Setelah Natasha pergi menjauh, Victor menarik napas dalam-dalam. Dia mengeluarkan ponselnya, lalu menemukan nama Albus dan meneleponnya. "Halo, Pak Albus. Apa kamu ada waktu? Gimana kalau malam ini kita makan bareng Pak Benny dari Keluarga Wijaya?""Ya, ini soal Dokter Kelvin. Dia sempat berselisih sedikit dengan Revan," kata Victor."Oke!" Albus menyetujui sambil mengangguk.....Kelvin tentu saja tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saat itu, dia berjalan santa
Read more