Masalah? Aku sedikit mengernyit, lalu berkata, "Bisa. Tunggu aku di sana, aku berangkat sekarang."Setelah menutup telepon, aku segera bangkit dan bersiap pergi ke kampus Mayumi.Kalau dia hanya dosen biasa, mungkin aku tidak akan terlalu peduli. Namun, dia bukan hanya punya hubungan denganku, tetapi juga sahabat Hawa. Jadi, kalau bisa membantu, tentu akan kubantu."Pak Ray, ada rekan bisnis yang ingin bertemu dengan Bapak." Pada saat itu, suara ketukan pintu dan suara Tony yang sopan terdengar dari luar.Aku langsung berjalan ke pintu dan membukanya.Melihatku, Tony sempat tertegun sesaat. Di sampingnya berdiri seorang pria paruh baya yang bersetelan jas rapi. Begitu melihat Ray, pria itu langsung menunjukkan ekspresi bersemangat."Maaf, Pak Ray! Aku tahu Bapak lagi istirahat, tapi aku datang dari Kota Shandro. Waktuku sangat terbatas dan aku benar-benar berharap bisa menjalin kerja sama dengan Bapak!"Sambil berbicara, pria paruh baya itu mengeluarkan sebuah proposal kerja sama dari
Read more