"Kau tidak berubah," ujar Ellie. Sambil menautkan jemarinya, ke telapak tangan Raven.Mereka kembali berjalan, meninggalkan tepian ice rink, menyusuri suasana malam Vienna yang cantik penuh kerlip lampu aneka warna."Berubah? Soal apa ini?" tanya Raven.Raven menarik Ellie agar lebih mendekat, menyusupkan tangan Ellie yang ternyata sangat dingin, ke dalam saku mantelnya."Kau sama sekali tidak berubah, meski telah tahu seperti apa masa laluku," jawab Ellie."Kenapa harus berubah, Haze? Aku sudah katakan kemarin dulu. Kau adalah kau. Apapun namamu."Ellie tersenyum, mengeratkan genggaman tangannya, yang kini terasa hangat di dalam saku mantel."Haaa..." Raven menghembuskan nafas panjang, membuat sekumpulan uap hangat membentuk di depan bibirnya. Udara malam semakin bertambah dingin."Kini aku mengerti kenapa kau sangat unik," cetus Raven."Unik?" Ellie heran karena dia tidak pernah merasa menjadi unik."Semua takaran sifat yang ada dalam dirimu hampir semuanya pas, cukup. Kau baik, tapi
Last Updated : 2026-02-08 Read more