Ivy seolah sedang melihat adegan film dalam gerak lambat, menolak jika keadaan yang ada di depannya saat ini adalah nyata. Tidak mungkin dia baru saja melihat Dante menembak Matteo.Tapi semua itu kenyataan. Ivy menatap Matteo perlahan meraba perutnya, lalu mengangkat tangan dengan heran, karena tangan itu basah dan merah.Mungkin rasa heran itu yang membuat Matteo tidak tumbang, dia perlahan berbalik, memandang ke arah Dante yang belum menurunkan senjata.Tidak ada amarah di wajah Matteo, hanya heran."Dengan ini, Notte akan menjadi milikku," kata Dante, dengan nada datar, lalu menurunkan senjatanya. Dia menatap lurus pada Matteo. Tidak ada suara gemetar ragu, apalagi ketakutan. Dia memang berniat melakukan itu, tidak merasa sedang melakukan kesalahan.Matteo melangkah pelan sambil menahan luka di perutnya, ingin mendengar penjelasan lain, karena penjelasan yang tadi didengarnya, terlalu mustahil."DOM!" Dante berteriak sekali."Yes!" Matteo juga mendengarnya, jawaban tegas dari Dom,
Read more