Kopi kental kesukaan Matteo sudah tersedia di meja makan kayu, bersama dengan piring sarapan yang disiapkan Ivy. Hanya sarapan simple, telur orak-arik dan roti bakar.Kulkas yang ada di situ, berisi banyak bahan makanan, tapi Ivy malas memasak hidangan yang rumit. Dia terlalu lapar. Akibat Matteo tidak membiarkannya keluar kamar sejak kemarin.Matteo melaksanakan niatnya dengan sungguh-sungguh, jadi mereka berdua hampir tidak turun di ranjang seharian kemarin. Lalu tertidur nyenyak sepanjang malam, dengan tubuh letih. Beruntung Ivy bisa pulih cepat dengan bantuan air hangat. Tubuh Ivy kini kembali ringan, bisa bergerak dan menyiapkan makanan."Kau tidak perlu menyiapkan makanan," kata Matteo. Muncul dari balik tirai kamar, dengan sweater dan baju santai yang kasual. Koper yang mereka bawa, akhirnya turun dari mobil pagi tadi, diambil oleh Matteo. Seharian kemarin, mereka tidak membutuhkan baju."Apa kau yang akan memasak?" Ivy hanya menyindir tentunya.Dia masih ingat betul, Matteo da
Read more