Munculnya sosok bertopeng di balik layar kegelapan jembatan perbatasan menghentikan deru angin malam yang berembus kencang menerpa jubah kebesaran Sang Ratu.Alya berdiri membeku dengan sepasang mata terbelalak menyaksikan siluet misterius tersebut perlahan melangkah keluar dari balik rimbunnya pohon jati yang gersang.Tangan kanan figur asing itu memegang sebilah belati berlekuk kelok yang memantulkan kilauan cahaya rembulan pucat memancarkan aura kematian yang sangat pekat menyeramkan.Dua orang prajurit medis yang sedang mengawal usungan tandu Gibran seketika mencabut pedang mereka bersiap melakukan pagar betis demi melindungi keselamatan pemimpin tertinggi kavaleri.Gejolak adrenalin membuat seisi atmosfer perbatasan menjadi sangat kaku layaknya selembar papan kayu tua yang siap patah kapan saja jika tertekan beban berat.Sosok misterius itu mengenakan topeng kayu berwarna hitam legam dengan ukiran menyerupai wajah iblis yang sedang menyeringai puas merayakan penderitaan manusia s
Read more