Bab 35 BangunlahDi sebuah bangsal VIP, Sasti dirawat setelah pingsan karena syok melihat kondisi Yuan yang tragis. Beberapa kali ia masih menyalahkan dirinya sendiri hingga dokter harus memberinya obat penenang.Detik termakan oleh menit, menit pun termakan oleh jam. Hingga beberapa hari berlalu, Sasti baru menunjukkan kondisi stabil. Ia mengerjapkan mata di pagi hari setelah melewatkan dua hari tiduran di brangkar."Sasti bangun. Bangunlah Sasti, aku temani di sini." Suara maskulin itu memaksa kedua mata Sasti membuka lebih lebar.Mengerjap kembali, Sasti berusaha mengumpulkan kesadarannya. Masih terlihat samar dan membayang wajah lelaki yang duduk menungguinya."Sasti, ini saya," ujarnya."Hah, Mas...eh hmm ma..maaf, Pak Rizky. Saya tidak salah lihat, kan? Bapak Pak Rizky?" ucap lirih Sasti sambil mengucek matanya."Iya, ini saya. Saya tungguin kamu sadar sudah dua hari ini kata dokter kamu tiduran terus," ucap Rizky dengan nada bercanda."Dua hari?" Ucapan Sasti berjeda. Sepertiny
Última actualización : 2026-01-05 Leer más