Bab 43 Extra Part 2"Halo, Mas Agha." Almira akhirnya menelpon Agha."Ada apa, Al? Sasti sudah kamu antar sampai rumah?" tanya Agha."Ckk, nih istrimu lagi ngidam atau apa sih, Mas. Aku disuruh nganter buat mbuntutin kamu. Pokoknya kamu keluar sini. Aku udah gerah mau pulang mandi." Almira sudah mengomel di telpon.Agha pun keluar dari kantornya. Ia memandang keheranan mobil sepupunya terparkir tak jauh dari kantor."Kenapa diantar kesini?""Tuh, tadi di lampu merah lihat Mas Agha naik mobil sama polwan cantik. Dia nggak mau pulang. Maunya ngikutin mobil Mas Agha. Eh tahunya sampai sini malah ketiduran. Tanggung jawab nih, Mas. Aku mau pulang.""Ya sudah. Sana pulang bawa mobilku. Nanti atau besok tak tukar. Biarkan Sasti tidur, kasian kalau dibangunin.""Ckk, hari ini aku dikerjain dua pasangan bener, nih. Nggak Mas Rizky, Mas Agha juga. Hufh."Agha tertawa lebar mendengarnya. Ia bergegas menepuk bahu sepupunya."Sabar, ya. Semoga jodohnya disegerakan."Almira hanya mendecis lalu men
最終更新日 : 2026-01-08 続きを読む