Tubuh Hana mundur ke belakang, saat ini melihat Moza membuatnya ketakutan. Dia tidak tahu jika Moza bisa seperti itu kepadanya. Hana kira jika Moza akan takut kalau Pedro terus memojokkan nya. Ternyata semua tak seperti yang dia bayangkan. Untuk mendapatkan Zello tembok yang akan dia lalui sangat tinggi. Tapi demi semua impiannya, dia tetap akan menerjang semua halangan itu. "Ingat Hana, mau bagaimana kamu bertindak, aku nggak akan pernah ijinin Zello dekat sama wanita ular kayak kamu. Jika papa dukung kamu sebagai pasangan Zello, berarti papa juga mengibarkan bendera perang untukku!" Pedro langsung berdiri, melihat Moza seperti jelas dia sudah kalah saat ini. Farhan tersenyum puas karena Pedro berhasil membangunkan induk singa yang sudah lama tertidur. Farhan ikut berdiri di samping Moza. Merangkul bahu sang istri, mengusapnya perlahan. "Ma, tenang .. jangan habiskan tenaga mu untuk mereka. Bukannya kamu harus menyiapkan makanan sehat untuk menantumu?" ucap Farhan pelan.
Terakhir Diperbarui : 2026-01-17 Baca selengkapnya