Saat keluarga Zello makan dengan banyak tawa karena ternyata Moza sesuka itu dengan Sheza, salah satu pengawal Farhan masuk menyela mereka. "Tuan, di depan ada tuan Pedro." lapor pengawal itu. Keempat orang yang ada disana saling pandang. Merasa aneh karena Moza ataupun Farhan tak mengundang siapa siapa. "Kenapa nggak di usir aja?" tanya Zello kesal. "Maaf tuan muda, tuan Pedro bersama seorang wanita dan juga dua orang lainnya." Zello berdecak kesal, wajahnya sudah emosi. Dia ingin berdiri, tapi di tahan oleh Sheza. Sheza menggelengkan kepalanya pelan sambil tersenyum lembut. "Nggak usah emosi, nanti wajah ganteng kamu cepat tua." goda Sheza menenangkan. Moza dan Farhan tersenyum lebar mendengar itu, begitu juga pengawal itu yang ikut tersenyum mendengar Zello di goda oleh Sheza. "Tenang, oke?" Zello mengangguk, dia mengambil napas panjang lalu menghembuskannya perlahan. "Suruh tunggu di ruang depan!" Farhan yang memberi perintah, dan pengawal itu pe
Terakhir Diperbarui : 2026-01-07 Baca selengkapnya