Dan benar saja, hari pertama Sheza di negara kincir angin itu, dia tak di ijinkan keluar kamar sama sekali oleh Zello. Semua kebutuhan untuk makan dan yang lain, di urus oleh Zello yang akan langsung di bawa ke kamar mereka. Dan siang ini Sheza terbangun dengan pinggang yang kaku karena ulah Zello. "Pinggangku ....." keluh Sheza lirih. Dia memijat pinggangnya sendiri, lalu saat sadar tak ada siapa siapa di kamar dia celingukan mencari keberadaan Zello. "Udah bikin sakit pinggang malah sekarang di tinggal pergi. Ngeselin banget jadi suami." Sheza menggerutu sendiri karena tak menemukan keberadaan Zello di kamar itu. Saat Sheza ingin pergi ke kamar mandi, pintu kamar itu terbuka. Masuklah Zello dengan membawa beberapa makanan di tangannya. Sheza mengerutkan keningnya heran, kenapa Zello harus susah payah membawa itu semua jika dia bisa meminta bantuan petugas hotel. "Zello, ngapain bawa makanan sebanyak itu?" Zello yang baru sadar jika Sheza sudah bangun langsung men
Terakhir Diperbarui : 2026-01-27 Baca selengkapnya